Langit menggelap
kelam
Rintik hujan mulai
turun
Semua berlari
menghindari basah
Terkecuali hawa,
Ia berjalan di bawah
tangis langit
Menikmati setiap inci
tubuhnya basah oleh air kiriman surga
Jiwanya merasa
tentram kala hujan turun
Tak peduli petir
menyambar
Karena itulah simfoni
hujan
Hujan mampu menutupi tangisnya
turun membasah
Petir mampu meredam sesengguk
tangis pedihnya
Hawa,
Berlari menyusuri
hujan
Tangisnya kian
merebak
Ia berlari,
Menembus hujan,
Ketakutan akan semua
hal yang tak ia ketahui pasti
Ketakutan menghadapi
dunianya yang semakin sunyi
Hawa berteriak,
Berharap simfoni
hujan tak berhenti

Tidak ada komentar:
Posting Komentar