Selasa, 05 November 2013

SIMFONI HUJAN



Langit menggelap kelam
Rintik hujan mulai turun
Semua berlari menghindari basah
Terkecuali hawa,
Ia berjalan di bawah tangis langit
Menikmati setiap inci tubuhnya basah oleh air kiriman surga
Jiwanya merasa tentram kala hujan turun
Tak peduli petir menyambar
Karena itulah simfoni hujan
Hujan mampu menutupi tangisnya turun membasah
Petir mampu meredam sesengguk tangis pedihnya
Hawa,
Berlari menyusuri hujan
Tangisnya kian merebak
Ia berlari,
Menembus hujan,
Ketakutan akan semua hal yang tak ia ketahui pasti
Ketakutan menghadapi dunianya yang semakin sunyi
Hawa berteriak,
Berharap simfoni hujan tak berhenti




Tidak ada komentar:

Posting Komentar